Dalam produksi industri sebenarnya, tidak semua baja cocok untuk "pemanasan dan pemukulan". Untuk memastikan bahwa bagian yang dihasilkan kuat dan tahan lama, penempaan baja biasanya menggunakan jenis baja utama berikut, tergantung pada aplikasinya:
1. Baja Karbon (Pilihan Dasar)
Definisi umum: Ini adalah jenis baja paling murni dan paling umum, terutama kombinasi besi dan karbon.
Karakteristik: Relatif mudah untuk dikerjakan; ia mudah berubah bentuk setelah dipanaskan, membuat penempaannya relatif sederhana.
Aplikasi: Baja jenis ini banyak digunakan dalam pembuatan suku cadang sehari-hari, seperti konektor biasa, tuas sederhana, atau perkakas perangkat keras yang tidak memerlukan pengerjaan yang sangat menuntut. Keuntungannya terletak pada biaya rendah dan efektivitas biaya yang tinggi.
2. Baja Paduan (Pilihan Kuat)
Definisi umum: Berdasarkan baja biasa, unsur logam tertentu seperti kromium, nikel, dan molibdenum ditambahkan, seperti memberi "pelindung" pada baja.
Karakteristik: Meskipun baja jenis ini lebih keras dan sulit untuk dikerjakan selama proses penempaan baja, kekuatan, kekerasan, dan ketahanan ausnya meningkat secara signifikan setelah pembentukannya.
Aplikasi: Dirancang khusus untuk tugas-tugas yang menuntut. Misalnya, poros engkol mesin mobil, roda gigi girboks, atau suku cadang mesin pertambangan yang harus menahan gaya benturan yang besar.
3. Stainless Steel (Pilihan Tahan Korosi)
Definisi umum: Baja jenis ini mengandung kromium dalam jumlah besar, dan keuntungan terbesarnya adalah "tidak takut air atau karat".
Karakteristik: Memiliki ketangguhan yang baik, namun cukup sensitif terhadap suhu. Penempaan baja tahan karat memerlukan kontrol suhu yang sangat tepat, jika tidak maka akan rentan retak.
Aplikasi: Biasa ditemukan pada mesin pengolah makanan dan peralatan medis yang memerlukan standar kebersihan yang sangat tinggi, atau katup dan badan pompa yang sering bersentuhan dengan air laut dan bahan kimia.
4. Perkakas Baja (Pilihan Sulit)
Definisi umum: Seperti namanya, baja jenis ini khusus digunakan untuk pembuatan “perkakas”, seperti berbagai perkakas pemotong dan cetakan.
Karakteristik: Sangat tahan panas; bahkan ketika bekerja pada suhu tinggi dan menyala merah, kekerasannya tetap tinggi dan tidak akan melunak. Aplikasi: Ini adalah "mur yang sulit dipecahkan" dalam industri penempaan, dan biasanya digunakan untuk membuat komponen tahan lama yang perlu memotong atau mencap logam lain.

